Tingkatkan Kesadaran Dini, Tim Mabes TNI Gelar Penyuluhan Penanganan Karhutla di SMKN 1 Kuala Kapuas
KUALA KAPUAS — Dalam upaya mengantisipasi serta menekan potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Kapuas, Tim dari Markas Besar (Mabes) TNI menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan Penanganan Karhutla di wilayah Kodim 1011/Kuala Kapuas. Kegiatan strategis ini bertempat di Aula SMKN 1 Kuala Kapuas pada Kamis, 17 September 2026.
Penyuluhan ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Mabes TNI, Brigjen TNI Tornado, S.Sos., M.M., dan dihadiri oleh jajaran perwira Mabes TNI lainnya, yaitu Kolonel Chk Hendry Maulana, S.H., Letkol Inf Hendro Gunawan, S.Pd., M.A.P., serta Mayor Cke Irwan T.A.. Turut hadir mendampingi dari jajaran Kodim 1011/Kuala Kapuas, perwakilan Danramil Serka Ahmad Hanafi.
Kedatangan rombongan Tim Mabes TNI disambut hangat oleh Kepala SMKN 1 Kuala Kapuas, Ibu Henny, S.Kom., beserta seluruh jajaran Wakil Kepala Sekolah, Kepala Program Keahlian (Kaprog), Kepala Jurusan (Kajur), bapak dan ibu guru, serta ratusan siswa-siswi SMKN 1 Kuala Kapuas yang memadati aula sekolah dengan antusias.

Sinergi Edukasi Pencegahan Karhutla Sejak Dini
Dalam pemaparannya, Brigjen TNI Tornado, S.Sos., M.M. menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda dan lingkungan pendidikan, dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya Karhutla. Wilayah Kabupaten Kapuas yang memiliki lahan gambut cukup luas dinilai rentan terhadap ancaman kebakaran saat musim kemarau.
"Penanganan Karhutla bukan hanya tugas TNI, Polri, atau pemerintah daerah semata, melainkan tanggung jawab kita bersama. Melalui edukasi di sekolah ini, kami ingin menanamkan pemahaman, kesadaran, serta kepedulian para siswa dan tenaga pendidik agar tahu betul bagaimana cara mencegah, mendeteksi secara dini, serta bertindak jika melihat potensi Karhutla di lingkungan sekitar," ujar Brigjen TNI Tornado dalam arahannya.
Materi penyuluhan yang disampaikan mencakup:
- Dampak Buruk Karhutla: Penjelasan komprehensif mengenai bahaya kabut asap terhadap kesehatan (ISPA), kerusakan ekosistem, gangguan aktivitas ekonomi, hingga dampak hukum bagi pelaku pembakaran lahan secara sengaja.
- Teknik Pencegahan Dini: Langkah-langkah preventif masyarakat, seperti menolak praktik pembakaran lahan dalam membuka lahan pertanian, pengawasan area rawan, serta pelaporan cepat kepada aparat terdekat.
- Simulasi dan Tata Cara Penanganan: Arahan teknis pemadaman awal sebelum api membesar dan tata cara berkoordinasi dengan Koramil serta instansi terkait di wilayah Kodim 1011/Kuala Kapuas.

Apresiasi dari Pihak Sekolah
Kepala SMKN 1 Kuala Kapuas, Ibu Henny, S.Kom., menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Tim Mabes TNI dan Kodim 1011/Kuala Kapuas atas dipilihnya SMKN 1 Kuala Kapuas sebagai lokasi penyuluhan.
"Kami sangat bangga dan berterima kasih atas kehadiran Bapak Brigjen TNI Tornado beserta tim dari Mabes TNI. Informasi dan edukasi yang disampaikan sangat krusial bagi warga sekolah kami. Wawasan ini tidak hanya menambah pengetahuan akademik, tetapi juga membentuk karakter siswa kami agar menjadi agen perubahan dalam menjaga lingkungan Kapuas bebas dari asap," tutur Ibu Henny.
Komitmen Bersama Mewujudkan Kapuas Bebas Asap
Selama kegiatan berlangsung, para siswa dan guru tampak aktif berinteraksi melalui sesi tanya jawab bersama tim narasumber Mabes TNI. Diskusi berlangsung interaktif, membahas peran nyata yang bisa dilakukan pelajar, seperti menyebarkan informasi edukatif di media sosial hingga menjadi pelopor gerakan sadar lingkungan di desa masing-masing.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara TNI, pihak sekolah, dan masyarakat luas dalam mewujudkan wilayah Kabupaten Kapuas yang aman, hijau, dan bebas dari bencana kebakaran hutan dan lahan.
Acara diakhiri dengan foto bersama, serta penegasan komitmen bersama untuk menjaga wilayah Kodim 1011/Kuala Kapuas dari bahaya Karhutla. (Penerangan Kodim 1011/KAP)

#HumasSMKN1KualaKapuas
#SMKN1KualaKapuas
SELAMAT DATANG DI WEBSITE